Perlu disadari manusia memperlakukan Tuhan dan agama menurut pikiran dan hatinya sendiri seumur hidup sampai mati.
apapun pekerjaan profesi manusia, jabatan, pangkat, kedudukan, menganggap menilai diri dan orang lain sudah sukses bukanlah ukuran ber-Tuhan dan belum tentu berkat dari Tuhan karena manusia bekerja apapun profesinya dengan dalil pengabdian atau pelayanan terbukti kalo tidak di gaji atau tidak mendapat upah imbalan uang tidak ada yang mau bekerja di dunia ini.
Contoh dari fakta :
1. Orang jadi Pemimpin agama manapun mau setia melayani seumur hidup karena mendapatkan kehormatan, jabatan, dan uang secara rutin dari berbagai sumber.
2. Orang berebut mau jadi presiden dengan usaha politik kotor karena kursi panas kekuasaan dan uang.
3. Orang jadi tentara atau polisi dengan teori mengabdi kepada bangsa dan negara kalo tidak di gaji ngak bakal ada yang melamar atau bercita cita jadi tentara / polisi.
4. Orang jadi guru kalo tidak di gaji ngak ada yang mau jadi guru.
5. Orang jadi dokter ngak bakal ada yang mau jadi dokter kalo ngak ada uangnya bikin kaya.
6. Orang jadi pengusaha atau pedagang dibidang apapun mencari keuntungan rupiah sebanyak banyaknya.
Begitu juga dengan semua profesi yang lainnya sehingga jangan heran melihat kenyataan karakter sifat umat manusia tambah merasa hebat malah tambah buas dan sombong tanpa disadari jahat di mata banyak orang dan kebanyakan orang tetap bertahan bekerja di maki maki bahkan ditendang atasan dengan topeng dalil teori mendidik anak buah supaya sukses, ceramah, nasihat, disiplin mental dan lain sebagainya padahal hanya karena menunggu gaji upah bulanan termasuk atasan yang paling banyak mendapat keuntungan rupiah untuk memenuhi kebutuhan selama hidup di dunia yang sementara ini.
Manusia memuliakan diri dalam kepalsuan.
Jadi terbukti semua manusia bekerja mengejar uang bahkan sampai menghalalkan segala cara dari proses rekrutmen sampai setelah bekerja halal haram hantam terselubung.
Makanya semua manusia tanpa terkecuali butuh Yesus Penebus Juru selamat dunia.
Roma 3:23
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
1 Yohanes 1:8-10
Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.